Dividen tunai PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk (AMIN) untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 senilai Rp10,8 miliar (Rp10 per saham) diproyeksikan dibagikan kepada investor pada 08 Juli 2026.
Berdasarkan Direktur AMIN Lindataty dalam keterangan, Selasa 9 Juni 2026, dividen tersebut 42,91% dari laba AMIN pada tahun 2025 yang senilai Rp25,165 miliar.
Lindataty menuturkan, rencana pembagian dividen tersebut, telah diputuskan oleh pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) AMIN yang digelar pada tanggal 5 Juni 2026.
Ringkasnya, penurut dividen, jelas Lindataty, adalah pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) AMIN per 18 Juni 2026. Cum dan ex dividen AMIN di pasar Reguler dan Negosiasi BEI pada 15 dan 17 Juni 2026, serta cum dan ex dividen di Pasar Tunai pada 18 dan 19 Juni 2026.
Menurut Lindataty, dividen tersebut berasal dari laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir per 31 Desember 2025. Emiten di bidang perancangan, pembuatan, dan pemasangan boiler yang menghasilkan uap, panas, dan tenaga listrik ini membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp25,165 miliar pada 2025.
Per 31 Desember 2025, papar Lindataty, perusahaan perancangan, pembuatan, dan pemasangan boiler yang menghasilkan uap, panas, dan tenaga listrik ini memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp85,139 miliar Total ekuitas AMIN senilai Rp196,902 miliar per 31 Desember 2025. (konrad)
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

