Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diestimasi masih berpotensi melanjutkan pelemahan dan menguji area support 6.700 hingga 6.650 sesudah sentimen rebalancing MSCI menekan pasar saham domestik.
Phintraco Sekuritas membukukan, IHSG ditutup terkoreksi 1,98 persen ke level 6.723,320 pada perdagangan Rabu (13/5/2026). Tekanan muncul setelah sejumlah saham dikeluarkan dari daftar MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index dalam hasil review kuartalan MSCI Mei 2026.
Meski demikian, Phintraco menilai tekanan dari arus keluar dana asing tidak senilai proyeksi awal pasar. Investor juga optimistis bahwa Indonesia masih dalam kategori Emerging Market.
Ringkasnya, “Sebagian arus dana keluar selama ini juga dinilai telah mengantisipasi langkah MSCI tersebut,” tulis Phintraco dalam risetnya.
Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap tidak semua saham yang keluar dari MSCI Global Small Cap Index disebabkan oleh penurunan kinerja maupun melemahnya kapitalisasi pasar.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

