IDXChannel—Cermati 20 saham pemberat IHSG sepanjang April 2026. Sepanjang bulan lalu, sederet saham menjadi pemberat atau laggard bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan secara keseluruhan.
Ringkasnya, dari 20 saham pemberat indeks ini, banyak di antaranya adalah saham-saham indeks LQ45. Dengan kontribusi terberat dalam rentang 2,62 poin sampai dengan 90,39 poin. Pemberat terbesar adalah saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
DSSA membukukan penurunan harga sebesar 38,83 persen, dengan kapitalisasi pasar menyentuh Rp311,11 triliun dan kontribusi terhadap IHSG sebesar -90,39 poin. Pada posisi kedua adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
BBCA menutup perdagangan April dengan penurunan harga sebesar 9,30 persen. Kapitalisasi pasarnya menyentuh Rp713,95 triliun dan kontribusi terhadap pergerakan IHSG sebesar -56,21 poin.
Ringkasnya, berikut ini adalah 20 saham pemberat IHSG sepanjang perdagangan April 2026:
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

