Potensi dividen spesial PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) kembali berubah menjadi perhatian pasar.
Analis UOB Kay Hian dalam riset yang dikutip Dow Jones Newswires, Selasa (9/6/2026), mengungkap penjualan 47,99 persen saham AADI di Kestrel Coal Group bernilai hingga USD2,4 miliar terus menunjukkan perkembangan positif dan berpotensi selesai pada kuartal I-2027.
Dana hasil transaksi tersebut dinilai berpotensi berubah menjadi sumber pembagian dividen spesial kepada pemegang saham.
Meski demikian, UOB Kay Hian memangkas proyeksi laba AADI pada 2026 senilai 10,1 persen akibat kenaikan biaya operasional, terutama seiring meningkatnya harga bahan bakar.
Broker tersebut juga menurunkan target harga saham AADI menjadi Rp10.900 per unit dari sebelum itu Rp13.000. Kendati demikian, rekomendasi akumulasi tetap dipertahankan.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

