Hari ini, Selasa 9 Juni 2026, PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) mulai menjalankan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III PALM Tahap III Tahun 2026 bernilai Rp500 miliar Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik dilakukan pada 10 dan 12 Juni 2026. Sementara pencatatan Obligasi PALM di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 15 Juni 2026.
Ellen Kartika, Direktur PALM dalam prospektus tambahan penawaran umum obligasi yang disampaikan, Selasa 9 Juni 2026 menjelaskan, obligasi PALM yang adalah bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III PALM bernilai total Rp5 triliun itu terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp212,020 miliar berbunga tetap 7,70% per tahun dan jangka waktu 367 hari, dan seri B sebesar Rp287,980 miliar memiliki tenor tiga tahun berbunga tetap 9,30% per tahun.
Menurut Ellen, bunga Obligasi PALM dibayarkan setiap 3 bulan. Pembayaran bunga obligasi pertama dilakukan pada 12 September 2026. Adapun pembayaran bunga obligasi terakhir secara bersamaan jatuh tempo obligasi, masing-masing pada 19 Juni 2027 untuk Obligasi Seri A, dan 12 Juni 2029 untuk Obligasi Seri B.
Ellen menuturkan, seluruh dana yang didapat dari Penawaran Umum Obligasi tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya, akan digunakan oleh Perseroan untuk menjalankan pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang Perseroan kepada United Overseas Bank Limited (Bank UOB) berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$75.000.000 tanggal 31 Agustus 2023.
Ringkasnya, bertindak sebagai penjamin pelaksana Obligasi Berkelanjutan III PALM Tahap III Tahun 2026 antara lain adalah PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT Sucor Sekuritas, dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

