Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Selasa (9/6/2026), masih berisiko terkoreksi. Meski begitu, indeks berpeluang menguji resitance di 5.500.
"IHSG berpotensi tes resistance di 5.500, tapi jika gagal break resistance, masih terbuka peluang terus terkoreksi sepanjang rupiah terus terkoreksi," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas
Untuk support IHSG di level 5.000-5.150, sementara resistance IHSG di rentang 5.400-5.500.
Sebelum itu, IHSG ditutup turun 4,5 persen ke 5.342,14 disertai dengan net sell asing Rp587 miliar pada perdagangan Senin (8/6/2026). Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BBCA, BBRI, TLKM, ANTM, dan AMMN.
Adapun sejumlah saham berubah menjadi pilihan BNI Sekuritas hari ini, yaitu BMRI, TPIA, BUMI, BIPI, DEWA, dan MINA.
Spec Buy dengan area akumulasi di Rp3.680-Rp3.710, cutloss di bawah Rp3.680. Target dekat di Rp3.750-Rp3.820.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

