PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp74 miliar untuk tahun 2026. Belanja ini diproyeksikan dialokasikan untuk pengadaan kapal baru dan memperkuat bisnis perseroan ke depannya.
Direktur Armada dan Operasi PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Arief Hermawan menjelaskan penambahan armada kapal adalah fokus utama perseroan pada tahun berjalan untuk mendukung kebutuhan bisnis, memperkuat kapasitas operasional, serta meningkatkan persiapan perusahaan dalam menangkap peluang kerja sama dan ekspansi ke pasar baru.
"Pada tahun 2026 ini, IPCM mengalokasikan capex senilai Rp74 miliar dari kebutuhan dana senilai Rp148,8 miliar. Ini multi-year ya, untuk pembangunan kapal tunda baru dengan estimasi penyelesaian selama 28 bulan untuk dua kapal tunda," ujarnya dalam Public Expose Live 2026, Selasa (9/6/2026).
Adapun kini IPCM memiliki armada sebanyak 103, terdiri dari terdiri dari 31 pilot boats, 68 tugboats, dan 4 mooring boats dengan anggota kru kurang lebih 579 orang.
Ringkasnya, pada kesempatan yang sama, Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita menambahkan, perseroan memiliki beberapa agenda ekspansi dalam beberapa waktu mendatang. Misalnya pengembangan New Priok Container Terminal 1 dan 2, Port of Kijing di Kalimantan Barat, serta Pelabuhan Patimban.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

