Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diestimasi masih menghadapi tekanan pada Selasa (9/6/2026) di kisaran 5.310-5.440.
Technical Analyst WH Project, William Hartanto menilai, kondisi pasar kini masih menunjukkan dominasi sentimen negatif dengan belum terlihat adanya tanda-tanda pembentukan dasar pergerakan (bottoming) maupun kejenuhan lepas (oversold).
"Kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi bergerak terkoreksi dalam range 5.310-5.440," tulis William dalam riset hariannya, Senin (8/6/2026).
William menjelaskan, pelemahan tajam IHSG sebesar 4,52 persen ke level 5.342,14 pada Senin (8/6/2026) secara bersamaan membuat indeks menembus garis tren penurunan (support trendline) yang sebelum itu menjadi area pertahanan pasar.
Pelemahan yang berlangsung bahkan lebih dalam dibandingkan tren penurunan yang telah terbentuk sebelum itu. Dari sisi teknikal, IHSG juga membentuk pola bearish engulfing yang mengindikasikan tekanan lepas masih sangat kuat dan mencerminkan kepanikan pelaku pasar.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

