PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) membukukan penurunan kas dan setara kas secara signifikan pada kuartal I-2026 di tengah proses restrukturisasi utang yang masih berlangsung.
Saldo kas dan setara kas WIKA per 31 Maret 2026 tercatat senilai Rp1,46 triliun atau mengalami pelemahan 47,11 persen dibandingkan posisi akhir 2025 senilai Rp2,75 triliun.
Jika dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp3,36 triliun, saldo kas perseroan juga telah menyusut sekitar 56,5 persen dalam kurun waktu sekitar satu tahun.
Selain itu, saldo bank yang dibatasi penggunaannya ikut mengalami penurunan tajam menjadi Rp74,94 miliar dari sebelum itu Rp450,12 miliar pada akhir 2025.
Sebelum itu, saldo bank dibatasi penggunaannya juga telah turun signifikan sebesar 81,17 persen dibandingkan posisi akhir 2024 yang menyentuh Rp2,39 triliun.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

