PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) telah merealisasikan dana hasil penawaran umum (IPO) senilai Rp61,07 miliar per 30 Juni 2026. Jumlah itu setara 85 persen dari total Rp74,93 miliar.
Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Sabtu (11/7/2026), dana tersebut digunakan untuk pembelian mesin dalam rangka pengembangan produk baru, peningkatan dan otomatisasi proses produksi senilai Rp21,55 miliar.
Kemudian Rp7,09 miliar dipakai untuk pembayaran utang bank, modal kerja senilai Rp32,42 miliar.
Alhasil, sisa dana hasil IPO sebanyak Rp10,78 miliar atau 15 persen. Nantinya, akan digunakan untuk sewa gudang, pembelian kendaraan operasional dan peralatan gudang beserta kantor di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

