Rencana PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengakuisisi bisnis otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia dinilai dapat memperkuat ketahanan kinerja perseroan secara bersamaan membuka sumber pertumbuhan baru di luar bisnis petrokimia.
Maybank Sekuritas Indonesia melihat langkah tersebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi Chandra Asri dan kemampuan perseroan menjalankan akuisisi secara countercyclical. Akuisisi ini juga dinilai dapat meningkatkan nilai jangka panjang perseroan.
Ringkasnya, chandra Asri menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi bisnis otomotif Cycle & Carriage milik Jardine Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia.
Melalui transaksi tersebut, emiten Grup Barito besutan taipan Prajogo Pangestu tersebut akan masuk lebih jauh ke rantai nilai sektor mobilitas. Langkah ini secara bersamaan melanjutkan ekspansi perseroan di Singapura, setelah sebelum itu mengakuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso.
Berdasarkan Maybank, kontribusi dari potensi akuisisi Cycle & Carriage berpotensi meningkatkan laba Chandra Asri sekitar 3-5 persen pada 2026-2027.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

