Investor individu sekaligus influencer saham, Andry Hakim tak lagi tercatat dalam Daftar Pemegang Saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS).
Mengacu data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait pemegang saham di atas 1 persen, per 15 April 2026, tidak ada nama Andry Hakim dalam data pemegang saham RMKO dan SOTS.
Pada awal Maret 2026, nama Andry Hakim muncul sebagai investor kedua emiten tersebut seiring langkah Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama KSEI yang mengumumkan data kepemilikan saham di atas 1 persen. Sebelum itu, data yang diungkap ke publik hanya di atas 5 persen.
Di RMKO, Andry memiliki 30 juta saham atau setara 2,4 persen dengan nilai sekitar Rp20 miliar. Sementara porsi kepemilikannya di SOTS menyentuh 39,6 juta saham atau 3,96 persen, setara Rp36 miliar.
Meski tak masuk daftar, tak berarti Andry sudah keluar sepenuhnya dari saham RMKO dan SOTS. Pasalnya, investor yang memiliki saham di bawah 1 persen tak diungkap.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.
