PT Argo Pantes Tbk (ARGO) resmi menjalani proses peletakan batu pertama alias groundbreaking yang menandai dimulainya pembangunan gudang untuk J&T Cargo. Kerja sama itu menggunakan skema Build-to-Suit (BTS).
Prosesi dimulainya konstruksi gudang yang berlokasi di Kabupaten Tangerang, Banten tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen Agro Pantes, J&T Cargo, kontraktor, dan institusi yang menadani proyek tersebut. Proyek senilai Rp120 miliar itu akan diselesaikan pada Februari 2027.
Gudang baru tersebut nantinya menjadi salah satu bagian strategis jaringan bisnis logistik J&T Cargo di Indonesia, terutama di kawasan Jabodetabek.
"Groundbreaking proyek ini sejalan dengan rencana strategis Argo untuk terus meningkatkan hunian lahan sewa gudang, terutama untuk kontrak jangka panjang yang dapat menyalurkan arus kas lebih stabil di masa mendatang," kata Direktur Utama PT Argo Pantes Tbk, Thomas Wahyu melalui keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).
Pembangunan gudang tersebut adalah tindak lanjut dari perjanjian kontrak sewa gudang antara perseroan dengan PT Global Yimi Cargo (J&T Cargo) pada 11 Februari 2026. J&T Cargo akan menyewa gudang tersebut selama 120 bulan atau 10 tahun dengan nilai kontrak Rp221 miliar.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.
