PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mengubah rencana pembagian dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp297 per saham berubah menjadi tambahan dividen tunai final 2025.
Meski berlangsung perubahan, ASGR memastikan nilai tambahan dividen tunai ini tetap bernilai Rp400 miliar.
Dividen tersebut lebih besar dibandingkan laba bersih yang berpotensi diatribusikan kepada entitas induk hingga Juni 2026 yang tercatat senilai Rp138,44 miliar.
Adapun ASGR memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp1,73 triliun, dengan total ekuitas menyentuh Rp1,95 triliun.
Dividen tersebut berasal dari saldo laba ditahan (retained earnings) tahun-tahun buku sebelum itu, alhasil perseroan membutuhkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa(RUPSLB).
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

