Ringkasnya, manajemen PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) melaporkan bahwa PT GMP Group Investama berencana untuk mengambil alih saham ASPI sebanyak 349.995.000 unit atau sekitar 51,18% dari saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Suwandi Notopradono, Direktur Utama ASPI dalam keterbukaan informasi, Jumat 10 Juli 2026 menuturkan, informasi atau fakta material yang disampaikan ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan.
Sementara Desvriany Susilo selaku Direktur GMP Group Investama menuturkan, kini proses negosiasi atas rencana pengambilalihan serta proses penyelesaiannya tengah berjalan secara langsung antara Pembeli dan Penjual. Beberapa aspek yang masih dalam pembahasan meliputi penetapan nilai akhir transaksi serta jadwal penyelesaian Rencana Pengambilalihan.
Menurut Desvriany, penyelesaian atas rencana akuisisi ini akan tunduk pada hasil pelaksanaan Uji Tuntas (Due Diligence) oleh Calon Pengendali Baru terhadap Perseroan, Berikutnya,hal tersebut akan digelar apabila para pihak telah menyentuh kesepakatan final tentang seluruh hal terkait aspek usaha, komersial, finansial, pajak, dan legal.
Selain itu, akuisisi akan tuntas bila dipenuhinya seluruh syarat-syarat pendahuluan dan ketentuan- ketentuan material sebagaimana akan diatur dalam suatu Perjanjian Lepas Akumulasi Bersyarat (CSPA) yang akan ditandatangani para pihak apabila hasil Due Diligence memuaskan.
Ringkasnya, โTujuan dilaksanakannya rencana pengambilalihan ini adalah untuk menunjang strategi pengembangan usaha serta memperluas kegiatan bisnis dari Pembeli sebagai bagian dari rencana ekspansi korporasi,โ kata Desvriany dalam keterangan tertuslinya hari ini.
Desvriany menekankan bahwa setelah rencana pengambilalihan diselesaikan, PT GMP Group Investama selaku calon Pengendali Baru Perseroan akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan POJK No. 9/2018. Adapun Pelaksanaan Rencana Pengambilalihan maupun penawaran tender wajib akan digelar dengan tunduk pada seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk regulasi di bidang pasar modal.
PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) atau Ansa Land adalah pengembang properti yang berkembang di Indonesia. Adalah anak perusahaan PT Andalan Sakti Inti Tbk, dan juga memiliki dua anak perusahaan: PT Andalan Sakti Nusa dan PT Asia Mentari Properti.
Ringkasnya, perusahaan tersebut berfokus pada pembangunan kompleks perumahan segmen menengah. Beberapa proyek perusahaan adalah Royal Matoa Residence di Depok, Arkamaya Residence di Tangerang Selatan, dan Casa Serpong di Serpong.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

