PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) berencana menambah kegiatan usaha baru berbasis teknologi informasi melalui pengembangan Transportation Management System (TMS) Integrated Solution. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, secara bersamaan memperkuat fleksibilitas layanan logistik perseroan.
Pengembangan TMS diproyeksikan dibiayai sepenuhnya menggunakan dana internal perseroan. ASSA mengalokasikan investasi awal senilai Rp5,12 miliar yang diproyeksikan digunakan untuk pengadaan peralatan kantor, pengembangan perangkat lunak, kebutuhan perizinan, serta modal kerja awal.
Perseroan diproyeksikan meminta persetujuan pemegang saham atas rencana tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026.
"Rencana penambahan ini (kegiatan usaha) diproyeksikan dimintakan persetujuan dalam RUPS pada 17 Juni 2026," tulis manajemen ASSA dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (12/6).
Ringkasnya, penambahan kegiatan usaha tersebut mencakup sejumlah klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI), yakni KBLI 62199 Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya, KBLI 58290 Penerbitan Perangkat Lunak Lainnya, KBLI 61105 Jasa Sistem Komunikasi Data, serta KBLI 62204 Konsultasi dan Perancangan Internet of Things (IoT).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

