PT Astra International Tbk (ASII) menyiapkan dana hingga Rp8 triliun untuk program pembelian kembali saham (share pembelian kembali saham) dalam periode 12 bulan ke depan.
Aksi korporasi tersebut berubah menjadi bagian dari strategi baru perseroan dalam menjaga penciptaan nilai bagi pemegang saham di tengah ketidakpastian global.
Program pembelian kembali saham tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juli 2026.
Presiden Direktur Astra Rudy menuturkan pelaksanaan pembelian kembali saham adalah bagian dari implementasi Strategy Roadmap baru Astra yang diperkenalkan sejak Mei 2026. Strategi baru Astra tersebut bertumpu pada empat pilar, yakni Focus, Clarity, Discipline, dan Commitment.
"Di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut, kami masih fokus untuk menjalankan strategi korporasi kami yang baru. Kami yakin terhadap keunggulan operasional, resiliensi, dan kekuatan neraca keuangan Astra, yang didukung oleh alokasi modal yang disiplin," ujar Rudy dalam public expose live 2026, Kamis (10/9/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

