Ringkasnya, manajemen PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Paramitra Intimega (PIM), anak usaha Perseroan dengan kepemilikan 99,9% saham pada 02 Juni 2026.
Lily Hidayat, Wakil Direktur Utama BALI dalam keterangan, Rabu 03 Juni 2026 mengemukakan, fasilitas pinjaman yang diberikan Perseroan kepada PIM sebesar Rp100 miliar. Sementara itu, Lily tidak mengungkap tingkat bunga dan tenor pinjaman.
“Fasilitas pinjaman ini diproyeksikan digunakan oleh anak usaha PIM untuk modal kerja dan belanja modal Perseroan,” kata Lily dalam keterangan tertulisnya.
Lily menuturkan, pemberian pinjaman kepada PIM akan memperkuat kinerja operasional, alhasil berdampak positif atas kelangsungan usaha Perseroan.
Seperti diketahui, Paramitra Intimega adalah anak usaha BALI yang didirikan lebih dari 3 dekade lalu. Perusahaan tersebut telah berubah menjadi salah satu pelaku pasar di pasar modal Indonesia. Paramitra memiliki keahlian di dalam pasar modal dan telah teruji sejak krisis ekonomi tahun 1998 dan krisis pasar modal AS tahun 2008.
Sebagai catatan, hingga kuartal I 2026, BALI membukukan pendapatan Rp308,112 miliar, mengalami kenaikan 0,54% dari Rp306,43 miliar pada periode sama 2025. Pencapaian tersebut mencerminkan 25,15% dari target pendapatan Rp1,225 triliun pada 2026.
Dari pendapatan di atas, perusahaan di bidang jasa penyewaan menara telekomunikasi beraset Rp6,23 triliun per Maret 2026 itu membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp51,96 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 6,06% dibanding Rp48,99 miliar pada periode sama 2025. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

