PT Bank Ganesha Tbk. (BGTG) menetapkan absen dalam pembagian dividen tahun berjalan serta perombakan pengurus. Hal ini ditetapkan dalam pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (26/5/2026) lalu.
Dalam rapat tersebut, para pemegang saham memutuskan laba bersih yang didapat Bank Ganesha pada tahun buku 2025 sebesar Rp227,09 miliar, akan dipakai sebesar Rp1 miliar untuk dana cadangan wajib/umum. Sisanya disimpan sebagai laba ditahan untuk memperkuat pemodalan perseroan.
Ringkasnya, selain itu, rapat juga menyetujui perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana diusulkan. Antara lain, mengangkat Trisna Chandra dan Shirley sebagai direktur, serta Faisal Dharma Setiawan selaku komisaris independen Bank Ganesha.
Trisna yang sebelum itu adalah komisaris independen, menggantikan Arif Wicaksono. Faisal kemudian mengisi kursi komisaris independen yang ditinggalkan Trisna.
Sementara itu, posisi jajaran direksi Bank Ganesha yang sebelum itu berjumlah empat, meningkat menjadi lima dengan bergabungnya Shirley. "Pengangkatan Bapak Trisna Chandra dan Ibu Shirley selaku Direktur Perseroan, serta Bapak Faisal Dharma Setiawan selaku Komisaris Independen Perseroan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," kata manajemen dalam siaran pers, dikutip Jumat (29/5/2026). Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Bank Ganesha terhitung sejak ditutupnya Rapat, sebagai berikut: Presiden Direktur: Setiawan Kumala Direktur: Trisna Chandra* Presiden Komisaris: Marcello Theodore Taufik Komisaris Independen: Bapak Sudarto Komisaris Independen: Bapak Faisal Dharma Setiawan* *) Efektif sejak diperolehnya kelulusan uji kemampuan dan kepatuhan ("Fit and Proper") O toritas J asa K euangan
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

