PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) alias Bank Jatim sepakat untuk membagi dividen tahun buku 2025 senilai Rp850,17 miliar atau Rp56,62 per saham. Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025. yang digelar di Ruang Bromo, Bank Jatim Kantor Pusat Surabaya pada hari Rabu (6/5/2026).
Pembagian dividen tersebut setara dengan 55% dari laba bersih tahun buku 2025 yang sebesar Rp1,54 triliun. Nilai dividen tahun berjalan juga naik dari dividen tahun sebelum itu yaitu sebesar Rp54,71 per saham.
Ringkasnya, dalam rapat tersebut, para pemegang saham BJTM juga menyetujui perubahan pengurus. Di jajaran direksi, Bank Jatim mengangkat Andry Wicaksono sebagai Direktur Manajemen Risiko.
Kemudian Moh. Nasih yang semula menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah, dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 ini beliau diangkat berubah menjadi Komisaris Independen.
Berikutnya untuk posisi Anggota Dewan Pengawas Syariah kini diisi oleh Abdullah Syamsul Arifin. Alhasil berdasarkan hasil RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, susunan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi Bank Jatim setelah pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 adalah sebagai berikut: Komisaris Utama Independen: Adi Sulistyowati Komisaris Independen: Muhammad Mas'ud Komisaris Independen: Dadang Setiabudi Komisaris Independen: Asri Agung Putra Calon Komisaris Independen: Moh.
Ringkasnya, nasih Direktur Utama: Winardi Legowo Wakil Direktur Utama: R. Arief Wicaksono Direktur Ritel & Syariah: Tonny Prasetyo Direktur Kepatuhan: Umi Rodiyah Direktur Keuangan & Tresuri: RM Wahyukusumo Wisnubroto Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan: Arif Suhirman Direktur Teknologi Informasi, Digital & Operasi: Wiweko Probojakti Calon Direktur Manajemen Risiko: Andry Wicaksono Ketua Dewan Pengawas Syariah: KH Afifuddin Muhajir Anggota Dewan Pengawas Syariah: Tamhid Masyhudi Calon Anggota Dewan Pengawas Syariah: Abdullah Syamsul Arif Hadir langsung dalam RUPS tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pemegang saham pengendali beserta seluruh dewan komisaris, dewan pengawas syariah, dan direksi Bank Jatim.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

