PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) atau disebut Bank MAS membukukan aset sebesar Rp33,10 triliun pada tahun 2025, bertumbuh sebesar 14,59% dari Rp28,89 triliun di tahun 2024. Ini didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 16,40% dari Rp24,55 triliun di tahun 2024 menjadi Rp28,58 triliun di tahun 2025.
Manajemen MASB dalam keterangan resmi, Rabu (20/5/2026), menyatakan bahwa komposisi DPK pada tahun 2025 adalah Giro sebesar 29,26%, Tabungan sebesar 9,18%, dan Deposito sebesar 61,55%.
Di tengah pertumbuhan kredit perbankan nasional yang melambat di tahun 2025, Bank MAS berhasil membukukan pertumbuhan kredit sebesar 15,34% atau menjadi Rp13,82 triliun, dari Rp11,98 triliun di tahun sebelum itu.
Penyaluran kredit digital juga mengalami pertumbuhan yang tinggi, yaitu senilai 116,86% dari Rp520,79 miliar di tahun 2024, berubah menjadi Rp1,13 triliun di tahun 2025. Pada tahun 2025, Bank MAS berhasil membukukan laba bersih senilai Rp205,13 miliar.
Di sisi lain dalam menyalurkan layanan perbankan yang lebih luas dan efisien, Bank MAS menyediakan layanan Corporate Debit Card dan untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan layanan prioritas, pada tahun 2025 Bank MAS meluncurkan layanan MAS Prioritas, di mana nasabah yang memenuhi kriteria dan bergabung dalam layanan ini akan dapat menikmati layanan eksklusif dari personal banker serta penggunaan fasilitas SDB maupun airport lounge tertentu secara gratis.
Dari tahun ke tahun, pertumbuhan transaksi melalui kanal-kanal digital Bank MAS menunjukkan grafik yang terus meningkat. Pada tahun 2025 transaksi digital tercatat menyentuh 28,78 juta transaksi, meningkat 61,63% dari sebelum itu 17,81 juta transaksi di tahun 2024, mencakup transaksi ATM/EDC, Internet Banking, Mobile Banking, dan Merchant QRIS.
โBank MAS bertumbuh secara hybrid dengan bertransformasi ke arah digital, dan juga tetap menjalankan perluasan usaha dengan membuka jaringan kantor baru di sentra-sentra bisnis di Indonesia,โ tulis manajemen Bank MAS.
Pada tahun 2025, Bank MAS menjalankan pembukaan 3 (tiga) kantor cabang, yaitu Cirebon, Gading Serpong, dan Tulungagung. Hingga Desember 2025, Bank MAS telah memiliki sebanyak 46 kantor cabang operasional yang tersebar di berbagai kota-kota besar di Indonesia.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

