PT Nitrasanata Dharma Tbk yang dikenal memiliki nama komersial JEC Eye Hospitals & Clinics berhasil menggelar penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Saham IPO JECX diburu di mana lebih dari 500 ribu investor ikut berpartisipasi selama penawaran umum (offering).
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menghimpun dana senilai Rp609,98 miliar yang terdiri dari Rp406,6 miliar dari penerbitan saham baru perseroan dan Rp203,3 miliar dari penjualan saham divestasi.
Sesudah IPO, salah satu fokus utama investasi perseroan adalah membangun JEC BALI Sanur di KEK Sanur, Bali. Di kawasan yang diarahkan berubah menjadi medical tourism itu, perseroan menyiapkan klinik mata berstandar global dengan konsep Blue Hospital untuk menangkap peluang pertumbuhan layanan kesehatan mata yang diharapkan berpotensi menjaring pasien, baik dalam negeri maupun mancanegara.
Presiden Direktur PT Nitrasanata Dharma Tbk, Johan A. M. M. Hutauruk mengapresiasi dukungan berbagai pihak atas proses IPO JECX. Melalui IPO, perseroan berharap berpotensi memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan JEC, dengan mengedepankan semangat melayani.
“Kami bersyukur proses IPO PT Nitrasanata Dharma Tbk dapat berjalan lancar hingga Perseroan resmi membukukan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, para investor, Penjamin Pelaksana Emisi Efek, lembaga dan profesi penunjang pasar modal, serta seluruh pihak yang telah menyalurkan dukungan," kata Johan saat menyalurkan di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

