Besok, Rabu tanggal 01 Juli 2026, Obligasi Berkelanjutan V PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) Tahap I Tahun 2026 didaftarkan di Bursa Efek Indonesia. Ini adalah bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V BNII dengan target dana Rp5 triliun.
Menurut pengumuman BEI, Selasa 30 Juni 2026, obligasi bernilai Rp1,482 triliun BNII terdiri atas Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp1,096 triliun berjangka waktu 370 hari dan memiliki bunga 7,35% per tahun, dan seri B bernilai Rp385,890 miliar dengan tenor tiga tahun dan tingkat bunga 7,25% per tahun.
Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan dimana pembayaran bunga pertama dilakukan pada 30 September 2026, sementara pembayaran bunga terakhir secara bersamaan jatuh tempo obligasi adalah tanggal 10 Juli 2027 untuk obligasi seri A, dan tanggal 30 Juni 2029 untuk obligasi seri B.
Dana yang didapat dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha Perseroan yaitu untuk penyaluran kredit.
Ringkasnya, penjamin pelaksana emisi Obligasi Berkelanjutan V BNII Tahap I Tahun 2026 adalah, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT KB Valbury Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas, serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat obligasi.
Manajemen Perseroan telah menjalankan pemeringkatan yang digelar Pefindo. Berdasarkan surat Pefindo No. RC-0199/PEF-DIR/III/2026 tanggal 3 Maret 2026, hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang (Obligasi) adalah AAA (Triple A).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

