PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) atau KBank Indonesia menetapkan harga pelaksanaan penerbitan hmetd atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV sebesar Rp350 per saham.
Berdasarkan prospektus terbaru yang diterbitkan Selasa (8/9/2026), BMAS akan meluncurkan sebanyak-banyaknya sekitar 2,9 miliar saham baru. Aksi korporasi tersebut menggunakan rasio 655 saham lama berhak memperoleh 104 saham baru.
Dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham, BMAS berpotensi menghimpun dana sekitar Rp1 triliun. Sesudah dikurangi biaya-biaya pelaksanaan PMHMETD IV, seluruh dana bersih diproyeksikan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung peningkatan penyaluran kredit.
Pelaksanaan penerbitan hmetd tersebut berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham yang tidak menggunakan haknya hingga sekitar 13,7 persen.
Pengendali BMAS, Kasikorn Vision Financial Company, diproyeksikan melaksanakan seluruh haknya dalam PMHMETD IV. Selain itu, Kasikorn Vision Financial Company juga bertindak sebagai pembeli siaga, termasuk mengambil alih hak yang dialihkan oleh Kasikornbank.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

