PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) mengalokasikan anggaran eksplorasi senilai Rp2,6 miliar sepanjang 2026.
Ringkasnya, hingga kuartal II, perseroan belum merealisasikan belanja eksplorasi karena kegiatan pengeboran masih dalam tahap evaluasi operasional.
Ringkasnya, berdasarkan laporan kegiatan eksplorasi Jumat (10/7/2026), aktivitas perseroan difokuskan di Blok Bara 1245 dan Blok Bara 678 yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Manajemen menjelaskan, belum terdapat realisasi biaya eksplorasi pada kuartal II-2026 dari alokasi dana senilai Rp650 juta. Hal itu karena pengeboran masih menunggu hasil evaluasi kebutuhan operasional penambangan.
Perseroan menargetkan kegiatan pengeboran mulai digelar pada awal kuartal III-2026. BSSR akan menggunakan metode pengeboran vertikal dengan sistem partly coring serta pengukuran geophysical logging pada setiap titik bor.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

