PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) berencana menjalankan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau penempatan terbatas.
Melalui aksi korporasi ini, perseroan akan meluncurkan sebanyak-banyaknya 80 juta saham baru atau setara maksimal 1,30 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor.
Ringkasnya, berdasarkan prospektus yang dirilis Selasa (28/4/2026), aksi tersebut berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham sekitar 1,29 persen.
Meski demikian, jumlah saham yang dimiliki pemegang saham eksisting tidak diproyeksikan berubah, kecuali bagi pihak yang berpartisipasi dalam pelaksanaan PMTHMETD.
Manajemen BINA menjelaskan, seluruh dana hasil penempatan terbatas setelah dikurangi biaya terkait akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan guna mendukung pengembangan bisnis perseroan ke depan.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

