PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) resmi mengantongi restu pemegang saham untuk menjalankan kuasi reorganisasi. Dengan aksi korporasi tersebut, maka saldo defisit dalam neraca yang adalah akumulasi kerugian bertahun-tahun akan dihapus.
Persetujuan tersebut didapat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Gedung Rajawali Place, Jakarta pada Jumat (26/6/2026).
Dalam risalah RUPSLB yang dihadiri sejumlah jajaran dewan direksi dan komisaris perseroan, rapat tersebut memenuhi kuorum sesudah diisi oleh 15,66 miliar saham, mewakili 50,33 persen.
Ringkasnya, sesuai anggaran dasar, keputusan rapat dianggap sah jika dihadiri lebih dari setengah bagian dari jumlah saham. Seluruh pemegang saham yang hadir alias 100 persen setuju dengan rencana tersebut.
Perusahaan perkebunan sawit tersebut sebelum itu kembali mengajukan kuasi reorganisasi yang tertunda pada 2025. Langkah ini diambil untuk menyalurkan gambaran yang sesungguhnya terkait posisi keuangan perseroan.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

