Saham emiten minyak dan gas (migas) cenderung terangkat pada Kamis (10/9/2026), seiring harga minyak mentah Brent kembali menembus level psikologis USD100 per barel di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.18 WIB, saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) memimpin kenaikan 2,37 persen ke Rp4.750 per unit, diikuti sang induk PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang mengalami kenaikan 1,21 persen ke Rp835 per unit.
Demikian pula, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) meningkat 0,68 persen, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) naik 0,95 persen, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) terangkat 0,63 persen, dan PT Elnusa Tbk (ELSA) naik 0,67 persen.
Penguatan saham-saham tersebut berlangsung setelah harga minyak mentah Brent menembus USD100 per barel pada Rabu (9/9), secara bersamaan membukukan level penutupan tertinggi sejak akhir Mei.
Kenaikan harga minyak berlangsung setelah Iran dan Amerika Serikat (AS) menyerang kapal tanker dalam gelombang serangan terbesar terhadap pelayaran sejak perang dimulai.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

