Irwan Hidayat, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menambah porsi kepemilikan saham perusahaan tersebut dengan mengakumulasi 500.000 lembar pada tanggal 30 April 2026.
Seperti dikutip dari laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 05 Mei 2026, Irwan Hidayat membeli saham SIDO pada harga Rp500 per lembar dengan nilai transaksi senilai Rp250 juta.
Tujuan transaksi adalah menambah investasi dengan status kepemilikan saham langsung. Pasca pembelian tersebut, kepemilikan Irwan Hidayat atas saham SIDO naik ke 4.779.400 unit atau setara 0,016%. Adapun sebelum transaksi, kepemilikan Irwan Hidayat 4.279.400 unit atau 0,014% saham.
Dari sisi keuangan, SIDO membukukan penurunan kinerja sepanjang Januari-Maret 2026. Laba SIDO yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 36,80% menjadi Rp147,21 miliar pada kuartal I 2026, dibanding Rp232,94 miliar pada kuartal I 2025. Penurunan laba ini dipicu oleh penjualan bersih SIDO yang merosot 18,83% jadi Rp640,49 miliar dari Rp789,10 miliar pada kuartal I 2025.
Di Bursa Efek Indonesia atau BEI, saham SIDO tercatat turun 0,41% menjadi Rp482 per unit pada Selasa, 05 Mei 2026, dibanding sehari sebelum itu Rp484. Selama sepekan, harga saham emiten farmasi tersebut turun sebesar 2,41%, dari posisi Rp496 per saham menjadi Rp484 per saham pada 4 Mei 226. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

