Kinerja bisnis di segmen perhotelan masih menjadi backbone bisnis andalan PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) di 2025, hingga meraup pendapatan sebesar Rp944,96 miliar, meningkat 9,8 persen dibanding realisasi pendapatan 2024 yang masih sebesar Rp860,62 miliar.
Dari capaian tersebut, segmen bisnis perhotelan berkontribusi hingga Rp852,62 miliar, atau menyentuh 90 persen dari total pendapatan yang diraup.
Dari realisasi pendapatan itu pula, Perseroan berhasil menyisihkan porsi laba kotor hingga Rp90,76 miliar, atau meroket hingga 198 persen dibanding perolehan laba tahun sebelum itu.
"Keberhasilan kami dalam mempertahankan kinerja positif di tengah dinamika global yang sedang berlangsung, menjadi cerminan atas arah strategis Perseroan dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan di sektor perjalanan religi," ujar Direktur HAJJ, Agung Prabowo, dalam Paparan Publik (Public Expose/PE) yang digelar usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pekan lalu.
Tren positif tersebut, menurut Agung, tetap terjaga hingga triwulan I-2026, di man Perseroan pendapatan sebesar Rp287,64 miliar, di mana meski berlangsung penurunan dibanding realisasi pendapatan pada periode sama 2025 lalu, sementara itu peningkatan efisiensi operasional berhasil mendorong kenaikan laba kotor sebesar 55 persen menjadi Rp63,80 miliar, dengan marjin laba kotor meroket dari 12,62 persen menjadi 22,18 persen.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

