PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) atau AHI berhasil mendongkrak kinerja di kuartal I-2026. Hal ini didukung oleh perbaikan daya akumulasi masyarakat serta konsistensi perseroan dalam mengeksekusi strategi operasional secara disiplin.
Seperti diketahui, pada kuartal pertama 2026, AHI membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 10,1% menjadi Rp2,35 triliun. Hasil tersebut mendorong laba tahun berjalan meningkat sebesar 18,3% menjadi Rp163,59 miliar dari periode serupa tahun sebelum itu.
Kinerja ini turut diperkuat oleh momentum Ramadan dan Idulfitri yang lebih baik dibandingkan tahun sebelum itu, serta tercermin dari peningkatan kualitas transaksi. Perseroan membukukan Same Store Sales Growth (SSSG) sebesar 4,3%, dengan kontribusi utama dari Jakarta.
Sementara itu, kinerja area Luar Pulau Jawa yang masih terus berekspansi, membukukan pertumbuhan penjualan yang solid dari hasil pemekaran wilayah. Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S.
Widjaja menuturkan dalam hal ekspansi, AHI menambah empat toko baru sepanjang kuartal pertama 2026, terdiri dari dua toko AZKO dan dua toko NEKA. Dengan demikian, hingga akhir Maret 2026, jaringan toko Perseroan menyentuh 267 toko AZKO dan 12 toko NEKA yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Penambahan ini adalah bagian dari langkah terarah untuk memperluas jangkauan dan memperkuat kehadiran di kota-kota potensial. "Kinerja pada kuartal pertama ini mencerminkan konsistensi kami dalam menjalankan inisiatif strategis, baik dari sisi penguatan produk, pengelolaan operasional, maupun ekspansi jaringan toko. Kami melihat adanya perbaikan dalam minat dan aksi belanja pelanggan, yang menjadi indikator penting dalam menjaga pertumbuhan," ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (25/5/2026).
Dalam memperkuat kinerja, Perseroan pun menargetkan penambahan total 65 hingga 80 toko baru pada tahun 2026, terdiri dari 25-30 toko AZKO dan 40-50 toko NEKA. Langkah ini juga berubah menjadi bagian dalam upaya Perseroan dalam memperluas layanan hingga ke berbagai wilayah di Indonesia. "Ke depan, kami diproyeksikan terus melanjutkan pengembangan jaringan toko AZKO dan NEKA secara terukur, disertai dengan upaya peningkatan produktivitas toko dan efisiensi operasional.
Fokus kami adalah memastikan setiap inisiatif yang dijalankan dapat menyalurkan nilai jangka panjang, baik bagi pelanggan maupun bagi kinerja Perseroan," pungkas Gregory. Asal tahu saja, 2025 menjadi fondasi penting bagi AHI memperkuat fundamental perusahaan.
Melalui AZKO, AHI terus memperkuat relevansi dan kedekatan dengan pelanggan dengan menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Transformasi berubah menjadi AZKO bukan semata tentang perubahan lisensi, tetapi tentang perusahaan berani merespons kebutuhan untuk masih relevan, dengan membangun kapabilitas, memperkuat positioning, dan menciptakan nilai yang lebih kontekstual dengan pasar domestik.
Ringkasnya, melalui AZKO, AHI menunjukkan langkah menuju kemandirian bisnis serta upaya untuk menjaga relevansi dalam jangka panjang.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

