PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) berencana menjalankan penambahan modal dengan menyalurkan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) tahap I atau penerbitan hmetd.
Dalam rencana tersebut, perseroan akan meluncurkan sebanyak-banyaknya 154,78 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp10 per saham.
Ringkasnya, berdasarkan prospektus yang diterbitkan, Kamis (1/10/2026) pemegang saham DOOH yang tidak menggunakan haknya untuk membeli saham baru berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga 95,24 persen.
Dana yang didapat dari PMHMETD I setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk dua keperluan utama. Di mana perseroan akan menggunakan sebagian dana untuk melunasi utang kepada pemegang saham.
Lalu dana penerbitan hmetd akan digunakan untuk ekspansi dan pengembangan usaha, baik secara langsung maupun melalui entitas anak.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

