PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) membukukan reli pendapatan pada tiga bulan pertama tahun berjalan, sejalan dengan ekspansi perseroan ke bisnis daging.
Dalam laporan keuangan yang dikutip Sabtu (2/5/2026), TGUK membukukan penjualan Rp200,7 miliar sepanjang Januari-Maret 2026, naik tajam dibandingkan periode serupa tahun 2025 sebesar Rp726 juta.
Perbedaan mendasar dari angka tersebut berasal dari penjualan daging yang menyentuh Rp199,6 miliar atau setara dengan 99,44 persen dari total penjualan TGUK.
Selain itu, perseroan membukukan adanya penjualan dari bisnis makanan olahan sebesar Rp69 juta meski tak terlalu signifikan. Penjualan bisnis makanan dan minuman dengan merek Teguk juga masih tercatat sebesar Rp1,05 miliar.
Sejalan dengan ekspansi tersebut, beban pokok pendapatan TGUK ikut naik tajam menjadi Rp191,3 miliar dari sebelum itu Rp290,6 juta. Dengan demikian, perseroan membukukan laba kotor Rp9,4 miliar, meningkat tajam dari sebelum itu Rp435,9 juta.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

