PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) berencana menjalankan penambahan modal melalui skema Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau penerbitan hmetd.
Perseroan akan meluncurkan maksimal 2,9 miliar saham baru dalam aksi korporasi tersebut. Jumlah saham yang akan diterbitkan setara dengan 15,88 persendari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Penerbitan hmetd ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham hingga 13,7 persen.
Dalam rencana PMHMETD IV tersebut, BMAS menetapkan nilai nominal saham baru senilai Rp100 per saham. Sementara itu, harga pelaksanaan dan rasio hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) belum ditetapkan oleh perseroan.
Dana yang didapat dari penerbitan hmetd akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, terutama untuk mendukung peningkatan penyaluran kredit perseroan.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

