Saham PT Bersama Menyentuh Puncak Tbk (BAIK) terpantau jadi sasaran aksi akumulasi pelaku pasar, terutama investor asing, di sepanjang periode Juli 2026 lalu.
Sebagaimana didasarkan pada data orderbook perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing tercatat membukukan nilai pembelian (foreign buy) atas saham BAIK senilai Rp35,78 miliar.
Sementara pada saat yang sama, nilai penjualan (foreign sell) terhadap saham emiten rantai pasok bahan baku bisnis hotel, restoran dan cafe (horeca) tersebut tercatat sebesar Rp19,57 miliar.
Dengan demikian, berlangsung akumulasi pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp16,22 miliar. Sementara dari sisi kuantitas, investor asing mengakumulasi sebanyak 53,32 juta saham dan menjual 28,92 juta saham, alhasil menghasilkan net buy volume bersih sebesar 24,40 juta saham, dengan porsi transaksi menyumbang sekitar 11,34 persen dari seluruh nilai perdagangan.
Maraknya aksi akumulasi ini, di antaranya, terdorong oleh massifnya ekspansi bisnis Perseroan dalam beberapa waktu terakhir, serta kabar terkait ketertarikan perusahaan multinasional, Nestle, untuk mengakuisisi sebagian saham Perseroan.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

