Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) berpotensi memperoleh dorongan dari ancaman fenomena El Nino yang dapat meningkatkan risiko gangguan produksi.
Kondisi cuaca kering akibat El Nino secara historis membuat pasar memperhitungkan pasokan yang lebih ketat, alhasil berpotensi menopang harga komoditas tersebut.
MBSB Research dalam catatannya, dikutip Dow Jones Newswires, Senin (29/6/2026), mengungkap fenomena El Nino yang berpotensi kuat dapat menjadi katalis tambahan bagi harga CPO.
Cuaca kering diestimasi berpotensi menekan pasokan minyak sawit, dengan dampak penuh terhadap hasil tandan buah segar (TBS) baru diproyeksikan terlihat pada 2027 akibat adanya jeda biologis dalam siklus produksi tanaman sawit.
Senada, AmInvestment Bank menilai harga sawit di perdagangan Asia bergerak terangkat pada Senin karena adanya premi risiko terkait potensi El Nino.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

