Emiten milik Anthoni Salim, PT Indofood Berhasil Makmur Tbk (INDF) membukukan laba bersih yang meningkat 9% pada kuartal I-2026.
Indofood (INDF) membukukan laba bersih sebesar Rp2,96 triliun per kuartal I-2026, meningkat 9% secara year on year (yoy) dari Rp2,72 triliun.
Sejalan dengan itu, pendapatan bersih Indofood (INDF) juga mengalami kenaikan 7% dari Rp31,56 triliun berubah menjadi Rp33,89 triliun per kuartal I-2026.
Ringkasnya, adapun Divisi Produk Konsumen Bermerek menyumbang Rp21,4 triliun atau 68% terhadap keseluruhan penjualan.
Divisi Bogasari milik Indofood berkontribusi terhadap penjualan sebesar Rp6,75 triliun, disusul divisi Agribisnis melalui PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) sebesar Rp3,63 triliun, dan distribusi berkontribusi sebesar Rp2,1 triliun.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer (CEO) Indofood, Anthoni Salim menuturkan, perseroan berhasil mempertahankan kinerja di tengah meningkatnya konflik geopolitik.
"Kami diproyeksikan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, masih menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," kata Anthoni dalam keterangan resmi dikutip Senin (4/5/2026).
Berikutnya, untuk ekuitas Indofood (INDF) juga tercatat sebesar Rp77,31 triliun dengan saldo laba Rp64,41 triliun.
Kemudian, untuk liabilitas tercatat senilai Rp55,86 triliun dan total aset perseroan tercatat senilai Rp226,51 triliun.
Ringkasnya, editor: Erta Darwati
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

