Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan pembayaran dividen tunai tahun buku 2025 oleh empat emiten pada Selasa (7/7/2026).
Empat emiten tersebut adalah PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), PT Superior Prima Berhasil Tbk (BLES), dan PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO).
Adapun dividen terbesar dibagikan oleh MYOR dengan nilai Rp1,32 triliun atau setara Rp60 per saham. Dividend Payout Ratio (DPR) MYOR menyentuh 45,42 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang sebesar Rp2,91 triliun.
Sementara itu, saldo laba ditahan MYOR yang tidak dibatasi penggunaannya menyentuh Rp1,58 triliun dengan ekuitas Rp18,36 triliun.
Lalu SCCO membagikan dividen Rp82,23 miliar atau Rp100 per saham. Nilai dividen tersebut setara 26,27 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang menyentuh Rp313 miliar.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

