PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana melaksanakan penambahan modal melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau penerbitan hmetd jilid IV.
Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan berencana meluncurkan sekitar 13,5 miliar saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Pelaksanaan PMHMETD IV ini berpotensi menimbulkan dilusi bagi pemegang saham yang tidak menggunakan haknya, dengan estimasi menyentuh hingga 33,88 persen.
Adapun harga pelaksanaan dan rasio penerbitan hmetd belum diumumkan. Sementara itu, dana yang didapat dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk mendukung belanja modal (capital expenditure/capex) serta kebutuhan modal kerja, baik untuk perseroan maupun entitas anak.
"Pelaksanaan PMHMETD IV diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan bagi perseroan dalam menjalankan pengembangan usaha yang dapat meningkatkan skala usaha dan memperluas portofolio bisnis perseroan, serta berpotensi meningkatkan kinerja keuangan perseroan," tulis manajemen ENRG dalam prospektus dikutip Minggu (3/5/2026).
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

