FrieslandCampina dan Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company ($ULTJ) mengumumkan kerja sama strategis, di mana FrieslandCampina akan menjadi pengendali baru ULTJ dan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) akan menjadi bagian dari grup ULTJ. Untuk merealisasikan rencana transaksi tersebut, ULTJ berencana menjalankan penerbitan hmetd hingga ~7,9 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.150/saham untuk mengakuisisi 100% saham FFI bernilai ~Rp14,6 T.
Dalam rencana penerbitan hmetd ini, pengendali ULTJ akan mengalihkan haknya kepada pemegang saham FFI โ yakni, FrieslandCampina International Holding B.V., Blue Waves Group Ventures Pte. Ltd., dan PT Bahtera Wiraniaga Internusa โ yang akan mengambil bagian melalui mekanisme inbreng.
Setelah penerbitan hmetd, FrieslandCampina akan menjadi pengendali baru ULTJ dengan kepemilikan berkisar 28,95โ30,81%, alhasil akan melaksanakan tender offer wajib.
FrieslandCampina mengungkap keluarga Prawirawidjaja akan tetap menjadi pemegang saham signifikan ULTJ dan Sabana Prawirawidjaja tetap menjabat sebagai direktur utama ULTJ. ULTJ pun akan tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka di Indonesia. Rencana transaksi ini masih menunggu persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB pada 27 Oktober 2026 serta persetujuan regulator di Indonesia.
Sebelum itu, rumor rencana kerja sama antara FrieslandCampina dan ULTJ telah diberitakan oleh DealStreetAsia pada Oktober 2025, meski saat itu DealStreetAsia mengungkap kerja sama ini hanya melibatkan penjualan saham minoritas ULTJ kepada FrieslandCampina dan bukan perubahan pengendalian.
Selain membahas rencana penerbitan hmetd, RUPSLB ULTJ pada 27 Oktober 2026 juga mencakup pembahasan terkait persetujuan penggunaan sebagian dari saldo laba ditahan untuk dibagikan sebagai tambahan dividen tunai final serta perubahan susunan direksi dan komisaris.
Menyusul pengumuman tersebut, harga saham ULTJ mengalami kenaikan +8,42% ke level Rp2.060/lembar pada penutupan Jumat (18/9).
Ringkasnya, kami menilai ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh investor dalam rencana transaksi di atas:
โIni instrumen yang nuntut pengetahuan, pengalaman, dan kontrol diri. Kalau belum bersiap, nggak ada salahnya nunggu dan belajar dulu. Pasar nggak ke mana-mana.โ โ klinikporto
Short selling sebentar kembali hadir di Pasar Saham Indonesia, tetapi instrumen ini bukan sesuatu yang bisa digunakan tanpa memahami risikonya. Menurut stockbitor klinikporto, risiko justru menjadi hal yang paling krusial.
Berbeda dengan posisi long yang kerugiannya maksimal 100% ketika harga saham turun hingga nol, kerugian dalam short selling secara teori tidak terbatas karena harga saham bisa terus naik tanpa batas. Risiko lainnya yang lebih perlu diwaspadai adalah short squeeze yaitu ketika banyak short seller panik dan membeli kembali saham secara bersamaan alhasil harga terdorong semakin tinggi dan memicu short seller lain ikut menutup posisi, menciptakan spiral kenaikan harga.
Selain membahas risiko, stockbitor klinikporto juga mengulas studi kasus nyata, penerapan short selling di sejumlah negara lain serta hal-hal lain yang penting dipertimbangkan sebelum mengambil posisi. Tinjau tulisan lengkap stockbitor klinikporto untuk memahami instrumen ini lebih jauh.
Stockbitor klinikporto aktif sejak Januari 2021. Akun ini dikenal sebagai sumber konten edukatif seputar investasi saham, mulai dari bedah prospektus IPO, analisa fundamental dan teknikal, hingga perbandingan tools investasi, semua dikemas secara mendalam sementara itu tetap mudah dipahami, khususnya bagi para pemula yang mereka sapa sebagai "klinikers."
Ringkasnya, pT Stockbit Karya Indonesia
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

