Emiten perkebunan tebu, perdagangan, dan industri gula PT Aman Agrindo Tbk (GULA) membukukan pertumbuhan kinerja pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp40,9 miliar hingga 31 Maret 2026, meningkat 4 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu sebesar Rp39,4 miliar.
Ringkasnya, berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), pertumbuhan pendapatan tersebut ditopang oleh peningkatan kontribusi dari segmen perdagangan gula.
Pada periode tersebut, GULA juga membukukan kontribusi pendapatan dari pelanggan korporasi baru. PT Kino Indonesia Tbk (KINO) menyumbang pendapatan sebesar Rp9,05 miliar, sementara PT Bersama Era Sentosa Tama berkontribusi Rp7,34 miliar.
Emiten berkode saham GULA ini juga berhasil membalikkan keadaan rugi berubah menjadi laba, dengan membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp36,8 juta pada kuartal I-2026.
Di sisi operasional, perseroan membukukan efisiensi pada sejumlah pos beban usaha. Beban usaha turun 0,75 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp1,299 miliar pada kuartal I-2026, dibandingkan Rp1,309 miliar pada periode serupa tahun sebelum itu.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

