Ringkasnya, sumber: Logam Mulia Antam | Editor: Hasbi Maulana
Ringkasnya, kONTAN.CO.ID - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau mengalami penurunan pada Rabu, 27 Mei 2026.
Berdasarkan pembaruan data terbaru, baik harga akumulasi emas maupun harga lepas kembali (pembelian kembali saham) kompak menyusut sebesar Rp13.000 per gram dibandingkan hari sebelum itu.
Ringkasnya, baca Juga: Rupiah Tertekan, USD dan CHF Jadi Pilihan Utama Investor
Bagi Anda yang aktif lepas akumulasi emas batangan, berikut rincian harga yang berlaku di gerai Logam Mulia:
Dengan rincian tersebut, terdapat selisih (spread) antara harga lepas dan harga pembelian kembali saham sebesar Rp191.000 per gram.
Baca Juga: Usai Libur Idul Adha 1447 H, Apakah Bursa Saham Hari Ini (27/5) Buka? Tinjau Rinciannya
Memahami dua macam harga emas ini sangat krusial bagi investor. Harga akumulasi adalah nominal yang Anda keluarkan saat membeli emas dari Logam Mulia (pagi ini Rp2.785.000/gram). Sementara itu, harga pembelian kembali saham adalah nilai yang akan Anda terima jika melepas kembali emas tersebut ke gerai resmi.
Jika Anda membeli emas pagi ini dan terpaksa menjualnya kembali pada sore harinya karena kebutuhan mendesak, emas tersebut hanya diproyeksikan dihargai Rp2.594.000 per gram. Tanpa memperhitungkan selisih setebal Rp191.000 ini, investor pemula bisa salah dalam memproyeksikan potensi keuntungan.
Dengan demikian, emas batangan sejatinya lebih cocok diposisikan sebagai instrumen investasi jangka panjang untuk memberi waktu agar kenaikan harga pasar mampu menutup selisih spread dan mencetak laba.
Baca Juga: Wall Street Cermati Rekor Penutupan Tertinggi, Reli Saham AI Terhenti
Sebagai ilustrasi, Kontan membukukan proyeksi kalkulasi potensi untung atau rugi (imbal hasil) jika investor membeli emas batangan di masa lalu dan menjualnya pada harga pembelian kembali saham (Rp2.594.000/gram):
Ringkasnya, pembelian 20 Mei 2026 (Rp2.765.000/gram) = Rugi 6,18%
Ringkasnya, pembelian 27 April 2026 (Rp2.809.000/gram) = Rugi 7,65%
Ringkasnya, pembelian 27 Februari 2026 (Rp3.045.000/gram) = Rugi 14,81%
Ringkasnya, pembelian 27 November 2025 (Rp2.387.000/gram) = Untung 8,67%
Ringkasnya, pembelian 27 Mei 2025 (Rp1.923.000/gram) = Untung 34,89%
Ringkasnya, pembelian 27 Agustus 2024 (Rp1.420.000/gram) = Untung 82,68%
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

