Ringkasnya, sumber: Logam Mulia Antam | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Pada Jumat (5/6), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami kenaikan sebesar Rp11.000 per gram, dari sebelum itu Rp2.759.000 per gram menjadi Rp2.770.000 per gram.
Di lain sisi, harga pembelian kembali saham atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga naik sebesar Rp12.000 per gram, dari sebelum itu Rp2.571.000 per gram menjadi Rp2.583.000 per gram.
Ringkasnya, baca Juga: Saham Teknologi dan Chip Rontok, Wall Street Akhiri Reli Sembilan Pekan
Ringkasnya, bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas Antam jika Anda menjualnya pada ?
Baca Juga: Rupiah Terjungkal dan IHSG Lesu, Bagaimana Investor Harus Bersikap?
Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, selisih (spread) antara harga emas dan harga pembelian kembali saham adalah Rp187.000 per gram. Dengan selisih harga lepas dan harga akumulasi setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang, harga emas diharapkan naik jauh lebih tinggi alhasil mampu menutup selisih harga lepas dan harga pembelian kembali saham, secara bersamaan menyalurkan laba.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga akumulasi kembali (pembelian kembali saham). Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga pembelian kembali saham adalah harga yang berlaku ketika kita melepas emas kepada gerai Logam Mulia.
Baca Juga: Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing Saat IHSG Merosot Tajam, Jumat (5/6)
Jadi, jika pagi ini Anda membeli emas dari Antam, maka Anda harus membayar Rp2.770.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak alhasil terpaksa melepas kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget jika emas Anda cuma dihargai Rp2.583.000 per gram oleh Logam Mulia.
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak berubah menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

