Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas PT Habco Trans Maritima Tbk. (HATM) mulai Rabu, (1/7/2026). Emiten tersebut dipantau karena berlangsung kenaikan harga saham yang tidak wajar.
Ringkasnya, mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut. "Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.
Informasi terakhir mengenai HATM yang adalah emiten logistik ini adalah informasi tanggal 11 Juni 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal penyampaian bukti iklan hasil RUPS. "Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham HATM tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa kini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulisnya. Mengutip data pasar, saham HATM bergerak turun 5,41% ke harga Rp350 per saham pada perdagangan kemarin, Selasa, (30/7/2026).
Di sisi lain, saham HATM mengalami pelemahan 8.38% selama satu bulan. Sementara dalam year to date mengalami kenaikan 16.67%.
Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum menjalankan pengambilan keputusan investasi.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

