Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang bangkit atau rebound pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Peluang penguatan ini muncul setelah indeks mengalami tekanan cukup dalam pada hari sebelum itu.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan pandangannya terkait arah pasar hari ini. Menurutnya, indeks berpotensi menguji level kenaikan tertentu.
Ringkasnya, “IHSG berpotensi rebound ke 5.850-5.870,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Senin (29/6/2026), IHSG parkir di level 5.820,790. Angka ini terpangkas 75,344 poin atau merosot 1,28% dibanding hari sebelum itu. Berdasarkan data RTI Business, pelemahan tajam ini menggerus posisi indeks secara signifikan.
Pelemahan tersebut dibarengi dengan aksi lepas bersih oleh investor asing. Total nilai lepas bersih asing menyentuh sekitar Rp854 miliar.
Sejumlah saham perbankan dan telekomunikasi menjadi sasaran utama lepas para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi BBCA, BMRI, TLKM, BBRI, hingga AADI.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 5.750-5.800. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diestimasi berada di posisi 5.850-5.870.
Fanny juga menyalurkan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati oleh investor. “Trading idea hari ini: DSSA, KEUNTUNGAN, MYOR, INCO, MBMA, dan MINA,” imbuhnya.
Ringkasnya, berikut rincian rekomendasi trading lengkap dari BNI Sekuritas:
Area akumulasi: Rp815 – Rp825
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp800
Ringkasnya, target dekat: Rp835 – Rp840
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp550
Ringkasnya, target dekat: Rp585 – Rp610
Area akumulasi: Rp1.835 – Rp1.870
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp1.835
Ringkasnya, target dekat: Rp1.900 – Rp1.950
Ringkasnya, 4. INCO – Buy on Weakness
Area akumulasi: Rp4.300 – Rp4.400
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp4.270
Ringkasnya, target dekat: Rp4.500 – Rp4.600
Area akumulasi: Rp484 – Rp494
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp484
Ringkasnya, target dekat: Rp500 – Rp525
Area akumulasi: Rp240 – Rp258
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp240
Ringkasnya, target dekat: Rp268 – Rp276
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

