PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) selaku pemilik gerai Hypermart membukukan penjualan bersih sebesar Rp4 triliun pada semester I-2026, meningkat 3,9 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya sebesar Rp3,85 triliun.
Seiring pertumbuhan penjualan tersebut, perseroan juga membukukan perbaikan pada sejumlah indikator profitabilitas. Laba bruto naik 5,2 persen menjadi Rp699,36 miliar dari sebelum itu Rp664,95 miliar.
Kinerja operasional perseroan juga menunjukkan perbaikan. Laba operasional meroket 74,4 persen menjadi Rp17,51 miliar dibandingkan Rp10,04 miliar pada semester I-2025. Sementara itu, rugi bersih periode berjalan menyusut 41,3 persen menjadi Rp33,07 miliar dari periode serupa tahun sebelumnya yang membukukan rugi bersih Rp56,29 miliar.
CEO PT Matahari Putra Prima Tbk Adrian Suherman menuturkan perseroan membukukan kemajuan pada sejumlah indikator keuangan utama seiring perbaikan pelaksanaan operasional. Perbaikan kinerja tersebut ditopang oleh pengelolaan bauran produk, strategi pengadaan, serta efisiensi biaya yang berkelanjutan.
"MPPA membukukan perbaikan secara tahunan pada sejumlah indikator keuangan utama selama semester pertama tahun 2026, yang mencerminkan kemajuan berkelanjutan dalam pelaksanaan operasional," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

