Idea Asia Investama memangkas porsi kepemilikan sahamnya di PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA). Salah satu pemegang saham utama perseroan itu melepas total 9.719.500 lembar saham dalam beberapa kali transaksi.
Ringkasnya, berdasarkan laporan kepemilikan saham yang dirilis pada 12 Mei 2026, aksi divestasi dilakukan selama dua hari perdagangan, yakni pada 6 Mei dan 7 Mei 2026. Dari transaksi tersebut, Idea Asia Investamameraih dana segar sekitar Rp802,17 juta.
Pada perdagangan 6 Mei 2026, penjualan saham dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, sebanyak 2.025.200 saham dilepas pada harga Rp82 per saham dengan nilai transaksi Rp166,06 juta. Kedua, sebanyak 1.259.800 saham dijual pada harga Rp81 per saham bernilai Rp102,04 juta. Berikutnya, sebanyak 2.523.400 saham dilepas di harga Rp83 per saham dengan nilai Rp209,44 juta.
Aksi lepas berlanjut pada 7 Mei 2026. Sebanyak 1.500.000 saham dijual pada harga Rp84 per saham dengan nilai Rp126 juta. Kemudian, 1.500.000 saham kembali dilepas pada harga Rp82 per saham bernilai Rp123 juta. Transaksi ditutup dengan penjualan 911.100 saham pada harga Rp83 per saham bernilai Rp75,62 juta. Rata-rata harga penjualan berada di kisaran Rp81 hingga Rp84 per saham.
Manajemen Idea Asia Investama mengungkap transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan divestasi. “Laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Selasa (12/5/2026).
Setelah transaksi selesai, kepemilikan Idea Asia Investama di saham IDEA melemah ke 28,66% atau setara 304.504.100 lembar saham. Sebelum itu, mereka menguasai 29,58% atau sebanyak 314.223.600 lembar saham.
Kepemilikan saham tersebut berstatus langsung. Meski menjalankan divestasi, Idea Asia Investama tetap menjadi salah satu pemegang saham signifikan di perusahaan yang bergerak di bidang akademi perhotelan tersebut. Investor juga menekankan tidak ada perubahan status pengendalian pasca transaksi.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

