Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi berpotensi mengalami koreksi kembali pada perdagangan Selasa (21/4/2026). Pergerakan indeks hari ini akan menguji ketahanan pada level support 7.500.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks berisiko kembali masuk ke zona merah.
“IHSG berpotensi koreksi kembali hari ini,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada perdagangan Senin (20/4/2026), IHSG ditutup melemah 39,893 poin atau turun 0,52% ke level 7.594,111. Padahal, saat pembukaan di hari yang sama, indeks sempat terangkat hingga mengenai level 7.663,395. Level penutupan tersebut juga lebih rendah dibandingkan Jumat (17/4/2026) di posisi 7.634,004.
Meskipun indeks melemah, investor asing justru membukukan beli bersih (net buy) senilai sekitar Rp124 miliar. Sejumlah saham menjadi incaran utama para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi BREN, TLKM, BRMS, BBCA, dan MDKA.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 7.500-7.560. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 7.620-7.670.
Fanny juga menyalurkan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati pelaku pasar. “Trading idea hari ini: MEDC, PGAS, TINS, BULL, EMAS, dan ANTM,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
Area beli: Rp1.675 – Rp1.700
Cut loss: di bawah Rp1.665
Target dekat: Rp1.730 – Rp1.775
Area beli: Rp1.900 – Rp1.910
Cut loss: di bawah Rp1.890
Target dekat: Rp1.930 – Rp1.960
Area beli: Rp3.720 – Rp3.770
Cut loss: di bawah Rp3.700
Target dekat: Rp3.830 – Rp3.920
Area beli: Rp486 – Rp490
Cut loss: di bawah Rp484
Target dekat: Rp496 – Rp510
Area beli: Rp8.600 – Rp8.700
Cut loss: di bawah Rp8.525
Target dekat: Rp8.850 – Rp9.100
Area beli: Rp3.980 – Rp4.010
Cut loss: di bawah Rp3.950
Target dekat: Rp4.040 – Rp4.090
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
