Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak sideways cenderung terkoreksi pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Pergerakan indeks hari ini membayangi pelemahan yang berlangsung pada hari sebelum itu.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks masih dibayangi tekanan lepas.
“IHSG berpotensi bergerak sideways cenderung terkoreksi hari ini,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Selasa (28/4/2026), IHSG parkir di level 7.072,392. Angka ini turun 34,128 poin atau terkoreksi 0,48% dibanding penutupan Senin (27/4/2026) di posisi 7.106,520. Saat pembukaan perdagangan, indeks sempat terangkat di level 7.128,466.
Pelemahan indeks kemarin turut dibarengi dengan aksi lepas bersih (net sell) oleh investor asing. Total nilai lepas bersih asing menyentuh sekitar Rp1,24 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran lepas investor asing. Saham-saham tersebut meliputi BMRI, BBCA, BBRI, ANTM, hingga KEUNTUNGAN.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 6.900–7.000. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diestimasi berada di posisi 7.100–7.200.
Fanny juga menyalurkan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini: BUMI, KEUNTUNGAN, GOTO, MEDC, BIPI, dan KIJA,” imbuhnya.
Ringkasnya, berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

