Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya sebesar 1,14 persen ke 6.599 dan didominasi oleh volume pembelian yang meningkat.Diperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c), alhasil terdapat peluang lanjutan penguatan untuk menguji 6.615-6.666 secara bersamaan menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu. Adapun support: 6.476,6.373 dan resistance: 6.635,6.705.Berikut saham yang direkomendasikan:ANTM - Buy on WeaknessANTM terkoreksi 0,65 persen ke Rp3.080 dan masih didominasi oleh tekanan lepas, pergerakannya pun berada di bawah MA20.
Diperkirakan, posisi ANTM sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [y].Buy on Weakness: Rp2.920-3.010Target Price: Rp3.200, Rp3.380Stoploss: below Rp2.870BBCA - Buy on WeaknessBBCA terangkat 1,93 persen ke Rp6.600 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun mengecil, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Diperkirakan, posisi BBCA sedang berada pada bagian awal dari wave (iii).Buy on Weakness: Rp6.500-6.550Target Price: Rp6.725,6.850Stoploss: below Rp6.425ESSA - Buy on WeaknessESSA terangkat 6,92 persen ke Rp695 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat, penguatan ESSA pun mampu break dari MA200.
Diperkirakan, posisi ESSA kini sedang berada di wave [iii] dari wave C.Buy on Weakness: Rp665-680Target Price: Rp730, Rp770Stoploss: below Rp650HRTA - Trading BuyHRTA terangkat 1,36 persen ke Rp2.240 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama HRTA masih mampu berada di atas 2,190 sebagai stoplossnya, maka posisi HRTA kini diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave (v) dari wave [c].Trading Buy: Rp2.210-2.240Target Price: Rp2.350,2.540Stoploss: below Rp2.190(kunthi fahmar sandy)
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

